Hidup Lebih Bahagia Bila Tidak Mencampuri Urusan Orang

mencampuri urusan orang lain

Disekitar anda pasti ada tetangga yang suka sibuk dengan urusan kita, bahkan sampai lupa dengan urusan dia sendiri. Janganlah suka mencampuri urusan orang lain, karena hal tersebut akan merugikan diri anda sendiri,

Alangkah indahnya hidup ini jika kita tidak sibuk dengan urusan orang lain, lebih baik kita memperbaiki diri sendiri..

Ada banyak kerugian yang akan didapat jika mencampuri urusan orang lain tanpa ada niat untuk menolong orang tersebut.

1. Mendapatkan Dosa

Menggunjing adalah termasuk dosa besar, dan nabi juga pernah bersabda bahwa fitnah lebih kejam dari pada pembunuhan.

Baca Juga : Dosa Perempuan Tetap Mengalir Meski Sedang Sholat

2. Tidak Pernah Bahagia

Hidup orang yang suka mencampuri atau berkomentar mengenai urusan orang lain tidak akan pernah bahagia, dia terlalu sibuk mencari kesalahan orang lain, sehingga lupa memperbaiki kesalahan dirinya sendiri.

3. Dibenci Tetanggah

Disekitar anda pastinya ada tetangga yang suka usil dengan urusan orang lain, bahkan sesuatu yang benar kita lakukan tetap salah dimata orang tersebut.

Kebanyakan orang seperti itu akan dijauhi dan dibenci oleh tetangga, bahkan juga akan dibenci oleh keluarganya sendiri.

Dalam islam juga sudah di ajarkan untuk tidak mencampuri urusan orang lain, seperti yang sudah disebutkan dalam firman Allah.

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Hujurat : 12)

Buatlah hidup lebih bahagia, kita semua memiliki tanggung jawab masing-masing, baik kepada anak-anak, istri ataupun suami.

Pikirkanlah cara membuat pasangan kita bahagia, dari pada sibuk dengan urusan orang lain, buang sifat buruk tersebut agar anda tidak terjerumus kedalam lubang dosa.

Semoga dengan adanya artikel ini bisa menyadarkan orang-orang yang suka berkomentar atau mengurus urusan orang lain tersebut bisa berubah.

Share artikel ini, supaya yang lain juga ikut membacanya.