Tips Sukses Cara Berternak Lele Untuk Pemula

Tips Sukses Cara Berternak Lele

Budidaya lele memang sangat menjanjikan sekali, tapi jika dilakukan dengan cara yang salah akan membuat kerugian, yuk simak tips sukses cara berternak lele hingga mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda.

Selain harga yang sangat murah, ikan lele juga mengandung banyak vitamin yang baik untuk kesehatan tubuh manusia, oleh sebab itu ikan lele laris manis di pasar ikan.

Inilah salah satu alasan banyak nya petani yang ingin melakukan budidaya ikan lele di rumah.

Masa panen ikan lele idealnya selama 3 bulan, apabila melebihi dari 3 bulan, sudah dapat dipastikan bahwa cara berternak lele tersebut ada yang salah sehingga pertumbuhan ikan lele menjadi sangat lambat.

Cara Berternak Lele Agar Panen Melimpah

Sebagai pemula yang ingin memulai usaha budidaya ikan lele, langkah anda sudah benar ketika mencari cara berternak lele di internet, sehingga anda menemukan majalah ini.

Tujuan kami membuat majalah cara berternak lele ini adalah agar dapat membantu sesama pengusaha budidaya ikan lele supaya mendapatkan hasil panen yang memuaskan.

Cara berternak lele yang kami bagikan ini berdasarkan pengalaman pribadi dalam budidaya ikan lele.

Ada 7 cara berternak lele yang harus diketahui oleh pemula jika tidak ingin gagal, adapun 7 cara tersebut seperti yang akan kami bahas di bawah ini.

1. Pemilihan Kolam Ikan

Hal yang paling pertama cara berternak lele yang harus diketahui pemula adalah tentang kolam ikan lele yang baik. Kolam yang digunakan bisa dari galian tanah, kolam buatan dari batako ataupun terpal.

Sebenarnya lebih baik menggunakan kolam dari galian tanah apabila anda memiliki lahan yang cukup untuk membuat kolam galian tanah ini.

Namun kolam dari galian tanah memiliki kekurangan, yaitu sulit untuk mengontrol air dan sulit untuk memanen ikan.

Kolam dari batako juga bagus, tapi membutuhkan biaya yang lumayan besar untuk pembuatannya.

Jika anda memiliki lahan dan modal yang sedikit, sebaiknya menggunakan kolam dari terpal, karena memang harganya jauh lebih murah.

Kelemahan menggunakan kolam terpal untuk budidaya ikan lele adalah bisa menyebabkan terkontaminasi, sehingga banyak bibit yang mati ketika dimasukan ke dalam kolam.

Agar kolam terpal terhindar dari kontaminasi, sebaiknya terpal direndam selama 2 minggu sebelum dimasukan bibit ikan.

Biasanya kontaminasi pada kolam terpal berupa bau plastik.

2. Pemilihan Benih Ikan Lele

Masalah terbesar dalam budidaya ikan lele adalah salah memilih beni, sebelum membeli benih ikan lele, sebaiknya perhatikan keadaan benih tersebut.

Bagaimana Cara Memilih Benih Ikan Lele Yang Baik ?

Benih lele yang baik adalah lincah gerakannya, tidak mengeluarkan busa, badan tidak berbintik-bintik dan ukuran fisik normal.

Selain memperhatikan keadaan benih, perhatikan juga indukannya, induk yang baik yaitu kedua induk berumur lebih dari 1 tahun, induk jantan bertubuh langsing, induk betina gemuk ( tidak berlemak ) dan berat induk betina minimal 1 Kg.

3. Penebaran Benih Yang Baik

Setelah mempersiapkan kolam dan sudah mendapatkan benih lele yang baik, selanjutnya adalah melakukan penebaran benih ke dalam kolam.

Meskipun penebaran benih terlihat mudah, namun jika melakukan kesalahan akan menyebabkan benih mati atau stres.

Kapan Waktu Penebaran Benih Lele Yang Tepat ?

Waktu terbaik untuk menebar benih lele adalah di pagi hari sekitar jam 08:000 hingga jam 09:00, karena di waktu itu air tidak terlalu panas dan juga tidak terlalu dingin.

Perlu anda ketahui bahwa air memiliki kadar, dimana mungkin kadar air yang ada di kolam dengan di wadah benih ikan berbeda, jika kadar air nya jauh berbeda dan benih langsung dimasukan kedalam kolam, kemungkinan besar akan menyebabkan benih stres. Benih yang stres akan lebih mudah terserang penyakit.

Bagaimana Cara Melakukan Penebaran Beni Lele Yang Benar ?

Agar benih tidak langsung merasakan perbedaan kadar air yang terlalu berbeda, sebaiknya masukan sedikit demi sedikit air yang ada di dalam kolam ke wada benih, agar kadarnya berangsur-rangsur berubah.

4. Pemberian Pakan Ikan Lele

Pemberian pakan adalah salah satu yang menentukan untuk sukses berternak ikan lele.

Agar biaya untuk pakan ikan tidak terlalu banyak, sebaiknya memberi pakan utama dan pakan tambahan.

Pemberian pakan lele sebaiknya dilakukan 4 sampai 6 kali dalam sehari dangan jarak waktu 3 sampai 4 jam.

Jangan terlalu lama jarak pemberian pakan, karena ikan lele itu bersifat kanibal yang suka memakan sesamanya.

Beri pakan utama ( palet ) sabanyak 4 kali dalam sehari dan pakan tambahan 2 kali, jadi total pemberian pakan dalam sehari adalah 6 kali.

Pakan Utama Ikan Lele

Pakan utama untuk budidaya ikan lele adalah palet, dimana palet ini bisa kita temukan di toko-toko yang menjual bahan-bahan pertanian.

Pakan Tambahan Untuk Ikan Lele

Tujuan memberikan pakan tambahan adalah untuk menghemat biaya dalam budidaya ikan lele.

Pakan tambahan dapat di olah dari sayur-sayuran seperti kangkung dan dicampur dedak halus padi.

Selain itu juga dapat meberikan pakan tambahan dari usus ayam, namun tidak boleh berlebihan agar air tidak terkontaminasi.

5. Masalah Ketika Budidaya Lele

Setiap usaha pastinya akan mengalami hambatan dan rintangan, begitu juga dengan usaha budidaya ikan lele.

Ada beberapa masalah yang harus di waspadai jika ingin memulai usaha berternak lele.

A. Hama

Hama adalah hewan atau predator yang akan memangsa ikan lele di dalam kolam.

Hama patut di waspadai, karena dapat membuat gagal panen, seperti musang, biawak, belut, ular dan sebagainya.

Paling bahaya lagi hama yang berkaki 2 ( manusia ) hehe, becanda bro.

B. Penyakit Ikan Lele

Pada umumnya penyakit pada ikan air tawar itu sama, yaitu infeksi, terkena virus, protozoa dan keracunan yang disebabkan kontaminasi air.

Penyakit infeksi biasanya disebabkan karena ikan lele kelaparan dan ingin memakan temannya sendiri.

Penyakit protozoa dapat kita lihat pada kulit ikan lele terdapat bintik-bintik putih. Ikan lele yang terkena penyakit protozoa biasanya akan menggosok-gosokan badannya ke dinding kolam karena gatal.

6. Mencari Agen Atau Toke Penampung Lele

Sebelum masa panen, sebaiknya menemukan agen penampung lele yang jujur dan berani mengambil dengan harga yang tinggi.

Tidak semua agen penampung ikan lele itu jujur, kebanyakan mereka mau menang sendiri dan ingin mendapatkan keuntungan yang besar dengan cara membeli lele dengan harga yang sangat murah.

Malah ada toke yang mengambil lele ke petani tanpa membayar dengan perjanjian akan membayar beberapa hari ke depan. Setelah di tagih mereka banyak alasan, rugi lah, ikan tak terjual lah dan sebagainya.

Anda harus berhati-hati dengan agen yang seperti itu, jangan pernah mau memberikan ikan kepada agen tanpa dibayar, kecuali toke lele tersebut sudah anda kenal dengan sangat baik.

7. Masa Panen Ikan Lele

Masa panen ikan lele adalah masa-masa yang ditunggu oleh pengusaha budidaya ikan lele.

Idealnya masa panen lele adalah selama 3 bulan, meskipun ada petani yang panen kurang dari 3 bulan, itu dapat mengurangi keuntungan mereka, karena ukuran lele masih kecil.

Cara panen ikan lele yang baik adalah dengan cara mengeringkan air kolam secara bertahap, ini bertujuan agar ikan lele tidak stres ketika di pindah ke wadah.

Sebagai pengusaha budidaya lele, kita juga harus mengerti dengan keadaan toke atau penampung lele.

Pastinya ikan tersebut tidak langsung terjual dalam 1 hari oleh agen, ikan harus tetap hidup untuk di jual pada hari berikutnya.

Semoga bermanfaat, silahkan baca majalah lainnya seputar tips cara berternak lele.