Jenis Muntahan Kucing yang Perlu Diketahui Cat Lovers

Jenis Muntahan Kucing yang Perlu Diketahui Cat Lovers

majalahtren.com – Jenis Muntahan Kucing yang Perlu Diketahui Cat Lovers. Sama seperti pada manusia, jenis muntah kucing juga bermacam-macam, mulai dari yang berwarna kekuningan hingga bercampur darah. Nah, sebagai pemilik kucing, Anda perlu memperhatikannya, karena ini bisa jadi pertanda kucing Anda sedang sakit atau salah pola makan.

Kucing muntah ketika isi perutnya, seperti air atau makanan, keluar dari mulutnya. Biasanya, ketika Anda muntah, kucing Anda akan merasa mual, sehingga akan sulit baginya untuk makan atau minum. Selain itu, ia juga bisa mengeluarkan suara serak atau lebih banyak mengeluarkan air liur.

Sebenarnya, muntah adalah hal yang wajar bagi kucing jika hanya terjadi sesekali. Namun, jika kucing Anda muntah terus-menerus atau jika muntah tersebut disertai dengan gejala lain, seperti lemas, penurunan berat badan, atau tinja berdarah, maka kucing Anda harus diperiksakan ke dokter hewan.

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan kucing muntah, seperti alergi makanan, makan terlalu banyak atau terlalu cepat, menelan makanan yang dilarang untuk kucing, keracunan, diabetes, dan gangguan metabolisme. Inilah penyebab yang membuat jenis muntah kucing berbeda-beda.

Jenis Kucing Muntah dan Penyebabnya
Karena muntah bisa menjadi pertanda masalah kesehatan kucing, penting bagi Anda untuk mengenali berbagai jenis muntahan kucing. Berikut ini berbagai jenis muntah kucing yang perlu Anda ketahui:

1. Makanan muntah

Muntah kucing jenis ini bisa terjadi saat kucing kesayangan Anda makan terlalu cepat atau terlalu banyak. Biasanya makanan yang dimuntahkan akan keluar dalam bentuk padat. Muntah kucing ini adalah makanan yang belum tercerna di dalam tubuh.

Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan teknik puzzle saat memberi makan kucing. Teknik ini mengharuskan kucing untuk menyelesaikan tantangan, seperti mengambil benda atau mengejar bola, sebelum mendapatkan makanannya. Dengan begitu, kucing Anda akan terbiasa makan secara perlahan dan tidak berlebihan.

2. muntah kuning

Warna kuning muntahan kucing biasanya berasal dari empedu. Kondisi ini bisa terjadi saat kucing Anda muntah saat perut kosong, misalnya saat kucing belum makan sama sekali selama kurang lebih 24 jam.

Saat tidak ada makanan yang masuk ke tubuh kucing, kantong empedu tidak akan berkontraksi. Nah, kondisi ini memicu kembalinya empedu ke usus halus dan lambung, lalu menyebabkan muntah berwarna kuning. Jadi, jangan biarkan kucing Anda kelaparan, oke?

Selain perut kosong, muntahan kucing jenis kuning ini juga bisa menjadi gejala penyakit tertentu pada kucing, seperti penyakit liver, radang pankreas, diabetes, hipertiroid, gagal ginjal, atau infeksi cacing pada empedu.

3. Muntah air atau cairan bening

Jika muntahan kucing Anda bening atau seperti air, jangan anggap enteng karena bisa jadi itu adalah gejala penyakit serius. Cairan bening yang keluar dari saluran pencernaan kucing adalah akibat terlalu banyak minum.

Ada berbagai macam penyakit yang bisa menyebabkan kucing menjadi haus dan terlalu banyak minum air, mulai dari diabetes hingga penyakit ginjal.

Karena itu, jika kucing peliharaan Anda muntah cairan bening beberapa kali dalam sehari dan disertai gejala lain, seperti kurang nafsu makan atau diare, segera konsultasikan ke dokter hewan.

4. Muntah putih berbusa

Muntah putih berbusa adalah tanda bahwa lapisan perut atau usus kecil kucing Anda meradang. Peradangan ini menyebabkan cairan dan lendir yang terdapat di perut keluar menjadi muntahan berbusa berwarna putih.

Ada beberapa penyakit yang dapat menyebabkan muntah putih berbusa pada kucing, seperti gangguan pencernaan, irritable bowel syndrome, dan gastritis atau sakit maag.

5. Bola rambut

Kucing dengan bulu panjang dan lebat biasanya memuntahkan gumpalan bulu yang disebut hairballs. Bola rambut normal pada kucing, karena mereka sering menjilati bulunya untuk membersihkan diri. Proses menjilati ini akan membuat bulunya tertelan.

Beberapa rambut yang tertelan diproses di usus dan dikeluarkan melalui feses, tetapi beberapa terakumulasi di perut. Bulu yang menumpuk di perut kucing inilah yang akan dikeluarkan berupa muntahan hairball.

6. Muntah darah

Muntah kucing jenis ini bisa disebabkan oleh gangguan pada lapisan saluran pencernaan kucing, misalnya karena cedera, infeksi, iritasi, atau masuknya benda asing.

Biasanya muntah darah pada kucing bisa disertai gejala lain seperti nafsu makan menurun, kucing terlihat lemas, diare berdarah, atau kotoran kucing hitam.

Jika kucing Anda muntah-muntah berdarah, bawalah dia ke dokter hewan terdekat agar bisa segera diobati.