Kewajiban Suami Terhadap Istri Dan Istri Terhadap Suami

Kewajiban Suami terhadap Istri Dan Istri Terhadap Suami

Membina rumah tangga yang sakinah dan mawaddah adalah impian dari semua orang, agar impian itu tercapai, kita harus mengetahui beberapa hal tentang kewajiban suami terhadap istri dan kewajiban istri terhadap suami.

Menikah adalah salah satu dari sunah Rasulullah Saw yang tentunya banyak memberikan manfaat, salah satunya terhindar dari perbuatan zina.

Setelah laki-laki mengucapkan ijab kabul dan di sah kan oleh dua orang saksi, maka resmilah menjadi sepasang suami istri, dan sudah memiliki kewajiban masing-masing.

Jika pasangan suami istri sudah mengetahui kewajibannya masing-masing, niscaya pasangan tersebut akan menemukan dengan yang namanya sakinah dan mawaddah.

Kewajiban Suami Terhadap Istri

Sebagai seorang suami, anda harus mengetahui tentang kwajiban, yang namanya kewajiban adalah yang tidak boleh anda tinggalkan.

Memenuhi kewajiban sebagai seorang suami adalah tindakan yang mulia, karena anda sudah membuktikan bahwa anda adalah laki-laki yang bertanggung jawab terhadap keluarga.

1. Memberi Nafkah Istri

Memberi nafkah sang istri adalah wajib hukumnya, janganlah anda bermalas-malasan dan tidak mau bekerja dan mencari uang, apalagi anda bergantung pada pencarian istri anda.

Istri bekerja boleh-boleh saja, tapi bukan untuk menafkahi keluarga melainkan hanya untuk mendapatkan uang tambahan saja.

Istri yang bekerja bisa membantu perekonomian keluarga, dan itu sangat baik sekali.

Contohnya pada saat anda sedang sakit atau anda diberhentikan dari tempat pekerjaan maka keadaan keuangan keluarga anda tidak begitu terpuruk.

Namun anda tetap harus berusaha mencari pekerjaan dan sehingga anda tetap bisa memberi nafkah kepada istri.

2. Membimbing Istri

Sebagai kepala keluarga yang baik, anda harus bisa membimbing istri anda ke jalan yang benar, jalan yang di ridhoi Allah Swt, atau melakukan perbuatan yang diperintahkan Allah dan meninggalkan segala larangannya.

Syaikh Musthafa Al-‘Adawi hafidzahullahu Ta’ala berkata, “Seorang suami hendaknya mendidik (mengajarkan) istrinya hal-hal yang bermanfaat untuk perkara agama dan dunianya.”

Bimbinglah istri dan anak-anak anda untuk mencapai surganya Allah dan menjauhi api neraka.

3. Menggauli Istri Dengan Baik

Menggauli istri adalah salah satu kewajiban suami terhadap istri agar suasana rumah tangga anda tetap romantis.

Gauli istri dengan baik dan dengan penuh kasih sayang tanpa paksaan, menggauli istri termasuk memberi nafkah batin kepada istri.

4. Melindungi Istri

Anda harus bisa membuat istri anda selalu merasa dilindungi, baik dari orang-orang yang jahat maupun dari lingkungan sekitar, sehingga instri anda selalu merasa aman dimanapun dia berada.

5. Menunjukan Kasih Sayang Kepada Istri

Ada kalanya istri membutuhkan perhatian yang lebih dari suami, misalnya pada saat istri anda sedang ada masalah, entah itu dengan orang di sekitar atau dengan orang tuanya.

Saat dia sedang ada masalah, berikan perhatian lebih kepadanya, mungkin anda bisa mengajaknya jalan-jalan, atau pergi makan malam berdua.

Kewajiban Istri Terhadap Suami

Kewajiban Istri Terhadap Suami

Tidak hanya suami saja, istri juga memiliki kewajiban terhadap suami yang tidak boleh ditinggalkan.

1. Melayani Suami Dengan Baik

Sebagai seorang istri, sudah sepatutnya anda melayani suami anda dengan baik, berikan yang terbaik kepada suami anda.

Misalnya sepulang dia bekerja, siapkan makanan atau minuman kopi kepadanya, agar hatinya selalu bahagia meski sudah lelah bekerja seharian.

Berikan wajah yang cerah seakan-akan anda sedang bahagia ketika dia sudah pulang bekerja, dan jangan sesekali memberikan wajah yang cemberut, karena akan membuat dia akan bertambah lelah.

2. Menaati Perintah Suami

Istri wajib menaati perintah dari suaminya, selama perintah itu tidak bertentangan dengan ajaran agama islam, namun apabila tidak sesuai dengan agama islam anda boleh membantah perintah tersebut, meskipun membuat dia marah.

3. Menjaga Kehormatan Suami

Menjaga kehormatan suami dengan cara tidak pernah menceritakan keadaan buruk rumah tangga anda kepada orang lain.

Misalnya ketika dirumah anda kekurangan makanan, menceritakan kepada tetangga bahwa anda belum makan, itu adalah salah satu dari tidak menjaga kehormatan suami anda.

Orang akan berfikir bahwa suami anda hanya bermalas-malasan dan tidak mau bertanggung jawab kepada istri.

4. Mendoakan Suami

Sebagai seorang istri, anda memang tidak memiliki tanggung jawab untuk memberi nafkah pada keluarga, namun setidaknya anda bisa mendoakan suami agar selalu diberikan rizki, diberi kesehatan dan selalu dilindungi disaat ia sedang bekerja.

Doa seorang istri yang sholeha akan lebih cepat terkabul, untuk itu anda harus selalu mendoakan yang baik-baik untuk suami anda.

Kesimpulan

Apabila pasangan suami dan istri sudah mengetahui kewajibannya masing-masing, isnya Allah rumah tangga mereka akan selalu sakinah dan mawaddah.

Didalam berumah tangga, suatu permasalahan itu adalah hal yang biasa, semua orang pasti memiliki masalah, namun tidak semua orang bisa menyelesaikan masalahnya dengan baik, apalagi masalah yang menyangkut rumah tangga.

Tapi seberat apapun masalah pada keluarga anda, jika anda sudah mengetahui kewajiban suami terhadap istri dan kewajiban istri terhadap suami, semua akan bisa anda jalani dengan baik.

Terima Kasih, semoga artikel ini bermanfaat