Tips Ambil Foto Gerhana Bulan Total dengan Kamera Smartphone dan DSLR

Teknologi115 Views

Tips Ambil Foto Gerhana Bulan Total dengan Kamera Smartphone dan DSLR

majalahtren.com – Tips Ambil Foto Gerhana Bulan Total dengan Kamera Smartphone dan DSLR. Fenomena astronomi Gerhana Bulan Total saat ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Indonesia, tak sedikit yang ingin mengabadikan penampakannya, apalagi saat memasuki fase puncak.

Oleh karena itu, fenomena ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh para pecinta fotografi. Tidak hanya menggunakan kamera DSLR, menggunakan kamera smartphone juga bisa menghasilkan gambar yang bagus saat mengabadikan Gerhana Bulan Total.

Bagi yang tidak memiliki kamera DSLR namun ingin mengabadikan momen langka ini, jangan khawatir. Menggunakan kamera smartphone yang dimiliki juga dapat menghasilkan gambar yang berkualitas.

Kamera Smartphone

Kamera smartphone kini sudah dilengkapi dengan mode manual, dimana pengguna bisa mengatur ISO, EV, AWB, dan sebagainya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan meletakkan kamera di mata teleskop dan jangan memperbesar gambar agar hasil gambar tidak terlihat grainy.

Setelah itu jangan lupa matikan lampu flash atau lampu kilat. Setelah semuanya disesuaikan, kami memfokuskan gambar dengan kunci fokus dan eksposur. Setelah itu bisa langsung diabadikan.

Cara lain adalah dengan memposisikan diri Kamu di tempat yang lebih tinggi dan membiarkan gerhana bulan terlihat. Setelah itu, kamu bisa mengatur letak objek di kamera smartphone sesuai keinginan.

Untuk menggunakan kamera smartphone, pengguna juga bisa menggunakan tripod berukuran besar atau kecil agar gambar yang diambil tidak goyang. Menggunakan pengatur waktu juga dapat menghindari goyangan foto. Tentunya jangan lupa untuk membersihkan lensa kamera.

Kamera DSLR merupakan kamera yang sudah tidak asing lagi bagi para fotografer. Pasalnya, kamera DSLR bisa diatur sesuai dengan jenis objek yang akan diambil.

Saat Gerhana Bulan Total, meski Bulan terlihat lebih besar dari biasanya, namun jika dilihat dengan mata langsung akan terlihat kecil. Sehingga diperlukan alat untuk memperbesar yang tidak lain adalah menggunakan lensa telephoto.

Kamera DSLR

Cara lain adalah dengan menempatkan kamera DSLR pada teleskop. Kamera DSLR apapun bisa digunakan, bahkan Nikon D3400 atau Canon EOS Rebel T7i dan Canon EOS 800D.

Pada dasarnya Gerhana Bulan Total tidak mudah untuk diabadikan. Bulan adalah target yang bergerak sangat cepat, sehingga memerlukan kecepatan rana yang tinggi.

Dengan kamera DSLR, pengguna memiliki waktu dan kesempatan untuk mencoba berbagai setting untuk mengambil gambar dengan baik.

Namun, selama gerhana sebagian, bulan akan tampak setengah redup dan setengah terang. Jadi saat kecerahan bulan meredup, Kamu dapat mencoba meningkatkan ISO. ISO 200 dapat digunakan pada fase Partial Eclipse dan ISO 800 dapat digunakan pada fase Total Eclipse.

Jika ingin mendapatkan detail bagian gelap Bulan, Kamu bisa memperlambat kecepatan rana dan ISO yang lebih tinggi agar bagian gelap terlihat lebih terang.

Selain itu, fokus penting agar hasil yang diambil terlihat lebih tajam. Dengan bulan yang terlihat terang memudahkan kita untuk mengambil gambar, namun saat bulan terlihat redup agak sulit untuk mengabadikannya.

Untuk mendapatkan fokus yang baik, Kamu dapat menggunakan fokus manual. Jangan lupa gunakan tripod dan cable release atau remote agar tidak perlu menyentuh tombol shutter yang menyebabkan kamera goyang.

Berikut beberapa tips untuk mengabadikan fenomena Gerhana Bulan Total. Jangan lupa untuk mengambil setiap momen dan semoga berhasil.