Upah Tukang Bangunan 2021 Standar Pamerintah

Ketika membangun rumah, upah tukang tentunya perlu diperhitungkan, lalu berapa sih upah tukang bangunan 2021 standar pamerintah ?.

Ada 2 macam jenis upah tukang, yaitu upah tukang borongan dan upah tukang harian.

Selain itu, biasanya upah tukang juga berbeda sesuai dengan jenis pekerjaannya, seperti tukang cat, tukang pasang keramik, tukang plaster atau tukang pasang batu bata.

Upah Tukang Bangunan 2021 Standar Pamerintah

Berbicara tentang upah tukang bangunan untuk membangun rumah tentunya hal yang pertama di pertimbangkan adalah latar belakang tukang tersebut.

Jangan sampai anda menggunakan tukang yang salah, karena ini akan berdampak buruk pada rumah impian anda sendiri.

Sebelum menggunakan jasa tukang, cari informasi terlebih dahulu mengenai latar belakang tukang tersebut.

Setelah mendapatkan informasi tentang latar belakang si tukang, jika latar belakangnya tidak bagus sebaiknya jangan di pakai, namun apabila bagus segeralah untuk melakukan negosiasi mengenai upah, agar tidak di dahulukan oleh orang lain.

Sebelum melakukan negosiasi mengenai upah, sebaiknya mencari informasi tentang upah tukang bangunan 2021 standar pamerintah sebagai referensi.

Tujuannya adalah agar upah untuk membangun rumah anda tidak terlalu tinggi dan juga tidak terlalu rendah.

Memberikan upah tukang yang rendah tentunya juga akan beresiko, bisa saja si tukang bermain pada material agar bisa menambah uang masuk untuk mereka.

Sebenarnya tidak ada upah tukang bangunan yang di tetapkan oleh pamerintah, namun upah tukang itu biasanya mahal atau murah dikarenakan faktor lokasi atau pengalaman dari tukang tersebut.

Upah Tukang Borongan

Dari pada menggunakan jasa tukang harian, lebih baik menggunakan jasa tukang borongan, karena kebanyakan tukang harian bekerja lebih santai dan bermalas-malasan, berbeda dengan tukang borongan, dimana tukang borongan menginginkan pekerjaan nya cepat selesai.

Sebagai patokan, biasanya upah tukang borongan sama dengan biaya untuk pembelian material rumah dan juga bisa dua kali lipatnya.

Misalnya perkiraan untuk membeli material rumah anda berkisar Rp. 50.000.000, maka upah tukang borongan tersebut sama yaitu Rp. 50.000.000 dan juga bisa lebih, jadi total keseluruhan untuk membangun rumah Rp. 100.000.000.

Upah tukang di atas belum termasuk biaya arsitek, apabila anda menggunakan jasa arsitek.

Kami rasa untuk membangun rumah dengan biaya dibawah Rp. 300.000.000 tidak memerlukan jasa arsitek.

Biasanya jasa arsitek diperlukan untuk membangun rumah mewah dan rumah bertingkat.

Upah Tukang Harian

Memiliki dana yang terbatas tentunya tidak bisa menggunakan jasa tukang borongan, solusinya adalah menggunakan jasa tukang harian.

Tukang harian juga dibedakan berdasarkan jenis pekerjaan dan tanggung jawab mereka masing-masing.

Tabel Umum Upah Tukang Harian

PekerjaanSatuanHarga
Upah TukangPer HariRp. 150.000 – Rp. 200.000
Tukang CatPer HariRp 80.000 – Rp. 100.000
Tukang UmumPer HariRp. 100.000 – Rp. 130.000

Tabel upah tukang harian adalah harga yang umum, tapi tergantung juga dengan kota dan propinsi anda berada, tapi kami rasa tidak akan jauh berbeda.