Bulu Kucing Rontok ?, Ini Penyebab Dan Solusinya

Bulu kucing adalah salah satu faktor yang dapat membuat kucing terlihat imut dan lucu, Jadi jangan biarkan bulu kucing rontok secara berkepanjangan.

Tidak bisa di pungkiri bahwa ketika kita memelihara kucing, pasti pernah menemukan kucing yang mengalami kerontokan bulu.

Lantas !!, tahukah anda penyebab bulu kucing rontok dan solusi mengatasi kerontokan bulu tersebut ?

Penyebab Dan Solusi Mengatasi Bulu Kucing Rontok

Kucing yang mengalami kerontokan bulu bukan berarti kucing tersebut sedang sakit, melainkan adalah menandakan bahwa kucing tersebut dalam keadaan sehat.

Bulu kucing yang rontok akan berganti dengan bulu yang baru, jadi kucing tetap cantik dan lucu.

Sebenarnya yang perlu dikuatirkan adalah kucing yang tidak pernah mengalami kerontokan bulu, berarti bulu-bulunya tidak pernah berganti dengan bulu yang baru.

Ada 4 faktor yang paling sering membuat bulu kucing mengalami kerontokan, yaitu sebagai berikut.

Kucing Dalam Masa Birahi

Kucing yang sedang birahi dapat membuat bulunya rontok berlebihan, meski kejadian ini tidak semua kucing yang mengalaminya, namun ini seringkali terjadi.

Solusinya adalah dengan cara mengawinkan kucing, selanjutnya tinggal menunggu saja masa birahinya selesai.

Kucing Baru Melahirkan Dan Menyusui

Kucing yang baru melahirkan juga akan mengelami kerontokan bulu, hal inilah yang membuat banyak pecinta kucing lebih memilih menggunduli induk kucing yang baru melahirkan dengan tujuan bulu baru lebih cepat tumbuh, dari pada menunggu bulu selesai rontok kemudian menunggunya tumbuh kembali tentunya akan memakan waktu yang lama.

Kucing Mulai Beranjak Dewasa

Kucing yang baru mulai beranjak dewasa juga akan mengalami kerontokan bulu, hal ini dikarenakan adanya perubahan hormon pada kucing.

Jadi ini bukanlah sesuatu yang perlu di kuatirkan, karena sudah umum terjadi kepada kucing.

Perubahan Suhu Atau Cuaca

Apabila ada perubahan suhu atau cuaca, dari dingin ke panas atau sebaliknya, maka bulu kucing akan mengalami kerontokan.

Biasanya ini sering terjadi kepada kucing yang baru di adopsi, karena dia berada di jalan atau di pasar hewan, dimana suhunya lebih panas, setelah di adopsi dia berada di dalam rumah, apalagi rumah yang memiliki AC.

4 Fase di atas adalah hal yang wajar yang dapat membuat bulu kucing rontok, jadi jangan dikuatirkan ya !!.

Meskipun sesuatu yang wajar, namun tetap perlu perawatan khusus ketika kucing sedang mengalami kerontokan bulu, seperti menyisirnya setiap hari.

Menyisir kucing setia hari tentunya bagus untuk kesehatan kita dan juga si kucing.

Bulu yang rontok tidak bertebaran dimana-mana dan kucing tidak akan termakan bulunya sendiri pada saat dia menjilat bulunya.

Agar bulu kucing tetap terawat, pastikan anda rajin menyisirnya setiap hari dan memberikan vitamin yang cukup kepada kucing.